Surakarta, Jawa Tengah - Dalam menyemarakkan hari Kartini yang bernuansa perjuangan perempuan, Tanggal 24 Maret 2026 Temani Hati mengadakan kajian kemuslimahan berkolaborasi dengan Relawan Badar Siti Aisyah. Inspiring Talk atau Instalk adalah salah satu inisiasi kegiatan Temani Hati untuk mewadahi muslimah untuk mendapatkan inspirasi dari sesama muslimah dalam bidangnya. Dengan tema “Menjadi Muslimah Saksess Tanpa Ah Tapi” kegiatan ini dihadiri oleh 130 muslimah dari berbagai kalangan duduk di satu forum yang bertempat di Masjid Siti Aisyah Manahan. Bersama Kak Resky Syam dan Kak Dinar Bela Ayu, Instalk#1 ini berbincang tentang bagaimana menjadi muslimah yang sukses dengan kondisi sekarang tanpa merasa harus ragu untuk terus melangkah ke depan. Dari sisi Kak Resky Syam yang sudah menjadi seorang ibu dengan integrasi melalui ayat Al-Qur’an terasa lengkap dengan Kak Dinar Bela berbicara dari sudut pandang pemuda yang berdaya.
Meskipun cuaca sedang hujan, tak menyurutkan semangat muslimah untuk datang pada kegiatan Instalk. Pembukaan dipandu oleh MC Azizah dan Amira perwakilan dari Relawan Badar Siti Aisyah dan pada sesi inti dipandu oleh moderator Zanirah Aini. Kegiatan Instalk dapat berjalan dengan lancar dan sangat menyenangkan selain karena lantunan ayat Al-Quran yang dibacakan oleh saudari A’yun yang merupakan salah satu relawan Badar Siti Aisyah, juga tidak lepas dari support yang diberikan oleh sponsor antara lain, aksiberbagi.com, Wardah, Instaperfect, Beramal Bersama, Shabire.project, Trans Cemerlang, Rumah Flava, dan Memorials Story.
Pada sesi bincang penyampaian materi ada hal menarik yang disampaikan oleh Kak Resky Syam yaitu, “Kita mungkin tidak selalu melihat bagaimana tindakan kita mempengaruhi masa depan, But Allah sees, Allah reminds, and Allah Beri balasan terbaik-Nya.” Dari kutipan ini kita dapat mengambil hikmah bahwa setiap apapun yang kita lakukan di masa kini akan mendapatkan balasan di masa depan yang entah kapan akan menghampiri kita. Tak kalah menginspirasi, Kak Dinar Bela menuturkan ”Jangan takut menjadi perempuan besar. Tapi pastikan saat kita besar. Kita tidak kehilangan Allah di dalamnya.” Hal ini mengingatkan kita bahwa tak mengapa untuk jadi seorang muslimah yang besar, namun kita harus ingat bahwa besar yang kita dapat itu adalah hasil dari karunia dan bantuan-Nya.
Pada sesi tanya jawab berlangsung peserta berlomba-lomba mengangkat tangan untuk bertanya. Kegiatan ini ditutup dengan penyerahan sertifikat oleh Kak Nurul Fajriyah selaku perwakilan dari Temani Hati kepada pembicara dan juga pembagian doorprize untuk peserta yang dapat menjawab pertanyaan yang diajukan oleh MC.
Kontributor: temanihati.com